Kawasan konservasi Taman Nasional Berbak merupakan Situs Ramsar pertama di Indonesia, dengan luas ± 162,700 ha sebagian besar terdiri dari hutan rawa gambut dengan beberapa sungai yang mengalir di dalamnya, seperti Sungai Air Hitam Dalam dan Sungai Air Hitam Laut. Disamping mempengaruhi sistem hidrologi, hutan rawa gambut diyakini juga berfungsi sebagai penyimpan karbon di alam, mengingat banyaknya kandungan organik yang tersimpan di dalam lahan dan juga hutan yang ada di atasnya (Dephut.go.id; Sari, P, S 2008; Wibowi Prianto). Keunikan kawasan konservasi Taman Nasional Berbak dan sekitarnya selain sebagai penyimpan karbon di alam juga di tandai dengan keberadaan satwa kharismatik endemik Sumatera sebagai predator darat yang terancam punah, yaitu harimau sumatera. Kehadiran burung-burung migran yang turut menambah keunikan dan kekhasan dari kawasan konservasi ini.Harimau rawa (swamp tigers) di kawasan konservasi TN Berbak dan sekitarnya memiliki tingkat adaptabilitas yang cukup tinggi khususnya terhadap rotasi bulan kering dan basah di dalam formasi hutan rawa berbak ini. Sebaran landscape species ini tergantung kepada letak sungai besar, tutupan lahan (hutan, agriculture dan areal bekas kebakaran) serta lokasi pemukiman (settlement-permanent). Hasil analisa indeks dominansi (Simpson’s index), species abundance, interpretasi ko-efisien korelasi, analisa secara geostatistik dan data waktu photographic capture menunjukkan terdapatnya variasi dominansi, kelimpahan relative (relative abundance) dan korelasi antar harimau sumatera dan satwa mangsa potensialnya di dalam dan sekitar kawasan konservasi TN Berbak.
Sedikitnya 7 (tujuh) individu harimau telah teridentifikasi dari hasil camera traps melalui rapid survey di dalam dan sekitar kawasan konservasi Taman Nasional Berbak, dengan perbandingan jenis kelamin (sex ratio) harimau jantan dan betina dewasa adalah 2:1.
@ Ringkasan hasil rapid Survey harimau sumatera dan mamalia besar lainnya di dalam kawasan konservasi TN Berbak dan Sekitarnya oleh ZSL bekerjasama dengan Balai TN Berbak dan BKSDA Jambi serta di bantu oleh beberapa Mahasiswa/i dari BIOLOGI Universitas Nasional dan Manajemen Hutan Universitas Lampung .
Stop Kekerasan Saat Pacaran
-
Oleh Agus Supriyanto
Berita yang mengejutkan muncul di pagi hari saat Ujian Nasional tingkat SMP
berlangsung: "Sepulang mengikuti Ujian Nasional (UN) kemar...
5 bulan yang lalu





















0 komentar:
Poskan Komentar